Berapa Gaji Pegawai BPJS Ketenagakerjaan di Indonesia?

Diposting pada

Kalau kamu bekerja sebagai pegawai di BPJS Ketenagakerjaan pasti kamu mau tahu dong berapa ya gaji yang kamu akan terima setiap bulannya? Nah, berapa gaji pegawai BPJS Ketenagakerjaan sebenarnya? Artikel ini akan membahas tentang hal tersebut dengan bahasa yang santai dan mudah dipahami. Yuk, simak sampai habis ya!

Pengertian BPJS Ketenagakerjaan


BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan atau BPJS Ketenagakerjaan adalah program asuransi sosial yang diberikan kepada setiap pekerja dan berlaku di seluruh wilayah Indonesia. Program ini bertujuan untuk memberikan jaminan sosial bagi pekerja dan keluarganya yang terdaftar sebagai peserta. BPJS Ketenagakerjaan merupakan bentuk perlindungan sosial dari pemerintah yang diselenggarakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) yang bertujuan untuk menjaga kesejahteraan sosial dan ekonomi masyarakat.

BPJS Ketenagakerjaan memberikan jaminan sosial berupa perlindungan dalam hal terjadinya risiko-risiko pekerjaan yang mengakibatkan kerugian bagi peserta atau keluarganya. Jaminan sosial yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan meliputi jaminan kecelakaan kerja, jaminan kematian, jaminan pensiun, dan jaminan hari tua. Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan jaminan sosial dalam bentuk pelayanan kesehatan dan perawatan medis.

Peserta BPJS Ketenagakerjaan adalah setiap pekerja yang memenuhi syarat dan terdaftar sebagai peserta. Pekerja adalah setiap orang yang bekerja sebagai karyawan atau pekerja lepas atau pekerja mandiri atau pengusaha yang mempekerjakan paling sedikit satu orang pekerja tetap. Pendaftaran sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan dapat dilakukan oleh para pekerja pada saat pertama kali bekerja atau pada saat masa perpanjangan kepesertaan. Biaya keanggotaan BPJS Ketenagakerjaan ditanggung oleh pekerja dan pengusaha dengan pembagian persentase tertentu.

Adapun besarnya iuran BPJS Ketenagakerjaan yang harus dibayarkan oleh pekerja dan pengusaha yang menjadi peserta tergantung pada besaran gaji mereka. Setiap tahun, BPJS Ketenagakerjaan menetapkan besaran iuran yang harus dibayarkan dan hal ini dapat berubah setiap tahun berdasarkan kebijakan yang dikeluarkan oleh BPJS Ketenagakerjaan. Iuran yang dibayarkan oleh peserta BPJS Ketenagakerjaan sepenuhnya digunakan untuk memberikan jaminan sosial kepada peserta serta keluarganya.

Sebagai gambaran, berikut ini adalah besaran iuran BPJS Ketenagakerjaan yang harus dibayarkan oleh peserta sesuai dengan besarnya gaji:

Gaji 1.000.000 – 1.500.000: iuran sebesar Rp 54.000

Gaji 1.500.001 – 2.000.000: iuran sebesar Rp 81.000

Gaji 2.000.001 – 2.500.000: iuran sebesar Rp 108.000

Gaji 2.500.001 – 3.000.000: iuran sebesar Rp 135.000

Gaji 3.000.001 – 3.500.000: iuran sebesar Rp 162.000

Gaji 3.500.001 – 4.000.000: iuran sebesar Rp 189.000

Gaji 4.000.001 – 4.500.000: iuran sebesar Rp 216.000

Gaji 4.500.001 – 5.000.000: iuran sebesar Rp 243.000

Gaji 5.000.001 – 5.500.000: iuran sebesar Rp 270.000

Gaji 5.500.001 – 6.000.000: iuran sebesar Rp 297.000

Gaji 6.000.001 – 6.500.000: iuran sebesar Rp 324.000

Gaji 6.500.001 – 7.000.000: iuran sebesar Rp 351.000

Gaji 7.000.001 – 7.500.000: iuran sebesar Rp 378.000

Gaji 7.500.001 – 8.000.000: iuran sebesar Rp 405.000

Gaji 8.000.001 – 8.500.000: iuran sebesar Rp 432.000

Gaji 8.500.001 – 9.000.000: iuran sebesar Rp 459.000

Gaji 9.000.001 – 9.500.000: iuran sebesar Rp 486.000

Gaji 9.500.001 – 10.000.000: iuran sebesar Rp 513.000

Pada tahun 2021, BPJS Ketenagakerjaan menggolongkan perusahaan menjadi 3 kategori, yaitu perusahaan besar, perusahaan menengah, dan perusahaan kecil. Setiap kategori memiliki ketentuan besaran iuran BPJS Ketenagakerjaan yang berbeda-beda. Selain itu, pada bulan Januari 2021, BPJS Ketenagakerjaan memberikan subsidi iuran kepada peserta yang terdampak pandemi Covid-19 dengan besaran maksimal Rp 150.000 per bulan.

Jenis-jenis Pekerja BPJS Ketenagakerjaan


BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan adalah lembaga yang memberikan jaminan sosial untuk para pekerja di Indonesia. BPJS Ketenagakerjaan ini memiliki beberapa jenis pekerja yang terdaftar di dalamnya. Berikut will we will discuss jenis-jenis pekerja yang terdaftar di BPJS Ketenagakerjaan:

Pekerja Formal

Pekerja Formal

Pekerja formal adalah pekerja yang bekerja pada perusahaan atau badan usaha tertentu dengan status karyawan tetap. Dalam hal ini, BPJS Ketenagakerjaan memasukkan pekerja yang bekerja di perusahaan atau badan usaha tersebut sebagai peserta program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Hari Tua (JHT) sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Setiap perusahaan wajib membuat iuran dan membayar sebagian iuran untuk program BPJS Ketenagakerjaan ini. Begitu juga mitra kerja mereka, baik itu pekerja mandiri atau perusahaan asuransi, yang memiliki karyawan harus melakukan pembayaran iuran ke BPJS Ketenagakerjaan.

Pekerja Informal

Pekerja Informal

Pekerja informal adalah pekerja yang bekerja pada suatu usaha atau bisnis, tetapi tanpa memiliki status karyawan tetap pada satu perusahaan. Dalam hal ini, mereka adalah pekerja lepas atau pekerja harian yang bekerja sehari-hari.

Baca Juga :   Lowongan Kerja 2023 untuk Anak Sekolah: Peluang yang Menjanjikan

Begitu juga dengan pengemudi ojek online atau pengendara grab, gojek, atau lainnya. Mereka yang bekerja sebagai pekerja informal termasuk dalam kategori pekerja mandiri sehingga harus membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan dari penghasilannya sendiri.

Pekerja Waktu Tertentu

Pekerja Waktu Tertentu

Pekerja waktu tertentu adalah pekerja yang bekerja pada perusahaan atau badan usaha lain dengan status karyawan kontrak atau mencoba.

Dalam hal ini, mereka juga harus memiliki BPJS Ketenagakerjaan mengikuti program Jaminan Pensiun Pekerja (JPP). Perusahaan tempat mereka bekerja harus membayar sebagian iuran tersebut.

Pekerja di Luar Negeri

Pekerja di Luar Negeri

Pekerja di luar negeri adalah pekerja yang bekerja di luar negeri dengan status sementara atau permanen. Dalam hal ini, mereka juga terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Hanya saja, mereka memiliki program yang berbeda, yakni Program Jaminan Sosial Luar Negeri (JSLN). Program ini dirancang untuk memberikan perlindungan kepada para pekerja yang bekerja di luar negeri dalam hal kecelakaan kerja, penyakit, cacat, kematian, dan lain sebagainya.

Pekerja Asing

Pekerja Asing

Pekerja asing adalah pekerja yang berasal dari negara lain dan bekerja di Indonesia. Dalam hal ini, pekerja asing juga harus terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan.

Begitu juga dengan perusahaan yang memiliki karyawan asing, harus mendaftarkan karyawan tersebut sebagai peserta program BPJS Ketenagakerjaan. Dalam hal ini, pekerja asing juga harus membayar sebagian iuran BPJS Ketenagakerjaan, sesuai dengan peraturan yang berlaku.

Bagi para pekerja di atas, kewajiban membayar iuran BPJS Ketenagakerjaan seharusnya diatur oleh pihak perusahaan atau lembaga tempat mereka bekerja. Iuran wajib dibayarkan sesuai dengan ketentuan peraturan yang berlaku. Pembayaran iuran BPJS Ketenagakerjaan berguna untuk membantu pelaksanaan program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Hari Tua (JHT) yang menguntungkan para pekerja.

Besar Gaji Pegawai BPJS Ketenagakerjaan


Gaji Pegawai BPJS Ketenagakerjaan

BPJS Ketenagakerjaan adalah sebuah lembaga yang bergerak dalam bidang perlindungan tenaga kerja di Indonesia. Lembaga ini didirikan pada tahun 2014 dengan tujuan untuk memenuhi kebutuhan akan layanan jaminan sosial bagi tenaga kerja di Indonesia. BPJS Ketenagakerjaan menawarkan berbagai program jaminan sosial untuk tenaga kerja seperti program jaminan hari tua, jaminan kecelakaan kerja, dan jaminan kematian. Selain itu, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan layanan kesehatan bagi tenaga kerja melalui program jaminan kesehatan.

Sebagai lembaga yang besar, BPJS Ketenagakerjaan membutuhkan tenaga kerja yang mumpuni untuk menjalankan program-programnya. Untuk itu, BPJS Ketenagakerjaan membuka kesempatan bagi para profesional muda untuk bergabung dan berkarir di lembaga ini. Tapi sebelum itu, pastikan kamu mengetahui berapa gaji yang dibayar oleh BPJS Ketenagakerjaan kepada pegawainya. Berikut adalah rincian besar gaji pegawai BPJS Ketenagakerjaan:

Gaji Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Berdasarkan Jabatan


Gaji Pegawai BPJS Ketenagakerjaan Berdasarkan Jabatan

Seperti halnya perusahaan lainnya, BPJS Ketenagakerjaan memiliki struktur organisasi yang terdiri dari jabatan-jabatan tertentu dengan besaran gaji yang berbeda-beda. Berikut adalah jabatan-jabatan yang ada di BPJS Ketenagakerjaan dan besar gaji yang ditawarkan:

  1. Direktur Utama: Rp. 120 juta – Rp. 180 juta/bulan
  2. Direktur: Rp. 60 juta – Rp. 100 juta/bulan
  3. Manager: Rp. 20 juta – Rp. 45 juta/bulan
  4. Supervisor: Rp. 10 juta – Rp. 20 juta/bulan
  5. Staff: Rp. 5 juta – Rp. 10 juta/bulan
  6. Staf Administrasi: Rp. 4 juta – Rp. 6 juta/bulan

Perlu diingat bahwa besar gaji yang tertera di atas merupakan estimasi besaran gaji saja dan dapat berbeda-beda tergantung dari lokasi kerja, pengalaman kerja, dan kualifikasi yang dimiliki oleh karyawan. Oleh karena itu, pastikan kamu melakukan negosiasi yang baik dalam menentukan besaran gaji kamu jika telah diterima bekerja di BPJS Ketenagakerjaan.

Fasilitas yang Diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan


Fasilitas yang Diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan

Selain besaran gaji, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan fasilitas-fasilitas yang menarik bagi karyawan yang bekerja di lembaga ini. Berikut adalah fasilitas-fasilitas yang diberikan oleh BPJS Ketenagakerjaan:

  1. Asuransi kesehatan bagi karyawan dan keluarga beserta tunjangan kesehatan
  2. Tunjangan hari raya dan cuti tahunan
  3. Tunjangan kematian dan kecelakaan kerja
  4. Program pelatihan dan pengembangan karir karyawan
  5. Potongan gaji untuk karyawan yang ingin berinvestasi dalam program jaminan sosial BPJS Ketenagakerjaan
  6. Asuransi kecelakaan diri

Fasilitas-fasilitas tersebut dapat memudahkan karyawan dalam menjalani kehidupan sehari-hari dan memotivasi mereka untuk bekerja lebih baik lagi. Namun, karyawan juga harus mematuhi aturan dan kebijakan yang berlaku di BPJS Ketenagakerjaan agar hubungan kerja dapat berjalan dengan baik dalam jangka waktu yang panjang.

Kesimpulan


Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa besar gaji pegawai BPJS Ketenagakerjaan berbeda-beda tergantung dari jabatan dan kualifikasi yang dimiliki oleh karyawan. Oleh karena itu, sebelum melamar kerja di BPJS Ketenagakerjaan, pastikan kamu sudah menyiapkan segala sesuatunya dengan matang termasuk kualifikasi dan besaran gaji yang diinginkan. Selain itu, juga pastikan bahwa tempat kerja tersebut cocok dengan dirimu dan tujuan karirmu ke depannya agar kamu dapat bekerja dengan nyaman dan berkembang secara profesional di BPJS Ketenagakerjaan. Semoga informasi di atas bermanfaat bagi kamu yang sedang mencari informasi tentang besar gaji pegawai BPJS Ketenagakerjaan di Indonesia.

Baca Juga :   Gaji Pegawai Puskesmas: Kondisi dan Tantangan di Indonesia

Fasilitas yang Diperoleh Pegawai BPJS Ketenagakerjaan


BPJS Ketenagakerjaan Employee Benefits

BPJS Ketenagakerjaan adalah badan yang bertanggung jawab atas perlindungan tenaga kerja di Indonesia. BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan jaminan sosial bagi tenaga kerja Indonesia, termasuk jaminan kecelakaan kerja, jaminan pensiun, jaminan hari tua dan jaminan kematian.

Tak hanya masyarakat umum, namun pegawai BPJS Ketenagakerjaan sendiri juga mendapat serangkaian fasilitas yang cukup menjanjikan. Fasilitas ini, tentunya sejalan dengan amanat Undang-Undang No. 24 Tahun 2011 tentang Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).

1. Jaminan Kesehatan


BPJS Ketenagakerjaan Employee Health Benefits

Salah satu fasilitas yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan kepada para pegawai nya adalah Jaminan Kesehatan. Fasilitas ini berupa asuransi kesehatan dimana pegawai BPJS Ketenagakerjaan secara otomatis terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan secara gratis. Mereka dapat memperoleh layanan kesehatan di rumah sakit atau klinik yang telah bekerja sama dengan BPJS dengan biaya yang terjangkau.

Jaminan Kesehatan BPJS Ketenagakerjaan juga mencakup biaya pengobatan yang dilakukan di luar negeri untuk penyakit yang memerlukan perawatan khusus. Hal ini tentunya sangat memudahkan pegawai BPJS Ketenagakerjaan dalam menyelesaikan urusan operasional.

2. Jaminan Kecelakaan Kerja dan Kematian


BPJS Ketenagakerjaan Employee Accident Benefits

Pegawai BPJS Ketenagakerjaan juga akan mendapat fasilitas jaminan kecelakaan kerja dan kematian. Seperti yang kita tahu, tenaga kerja Indonesia yang terdaftar pada BPJS Ketenagakerjaan dijamin keselamatan dan perlindungan saat bekerja.

Apabila terjadinya kecelakaan kerja pegawai akan menerima biaya perawatan dan santunan apabila terjadi hal yang buruk seperti cacat permanen atau kematian. Semua biaya yang dikeluarkan sebagai konsekuensi kecelakaan kerja juga akan dibayar oleh BPJS Ketenagakerjaan.

3. Jaminan Hari Tua


BPJS Ketenagakerjaan Employee Retirement Benefits

Fasilitas lain yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan adalah Jaminan Hari Tua. Jaminan ini berupa program pensiun bagi pegawai BPJS Ketenagakerjaan yang memberikan manfaat kepada pegawai setelah memasuki masa pensiun.

Jaminan Hari Tua BPJS Ketenagakerjaan menjamin kestabilan finansial bagi pegawai ketika masa pensiun tiba. Pegawai yang telah memasuki usia pensiun akan menerima uang pensiun setiap bulannya sebagai pengganti gaji yang biasa diterima selama masih bekerja.

4. Fasilitas Kesejahteraan


BPJS Ketenagakerjaan Employee Welfare Benefits

Selain Jaminan Kesehatan, Jaminan Kecelakaan Kerja dan Kematian, serta Jaminan Hari Tua, BPJS Ketenagakerjaan juga memberikan fasilitas-fasilitas kesejahteraan lainnya seperti asuransi jiwa, tunjangan kesehatan tambahan, dan tunjangan keluarga.

Asuransi jiwa di BPJS Ketenagakerjaan memberikan perlindungan atas risiko kesehatan yang lebih besar. Peluang untuk mengalami sakit tertentu dapat muncul di hari tua. Dalam rangka membantu pegawai dalam menjaga kondisi kesehatan yang lebih baik, BPJS Ketenagakerjaan memberikan tunjangan kesehatan tambahan agar pegawai dapat mengunjungi dokter atau spesialis kesehatan untuk perawatan kesehatan tambahan.

Adapun tunjangan keluarga untuk pegawai BPJS Ketenagakerjaan dapat menjamin kebutuhan hidup keluarga pegawai, sehingga memberikan kepastian kehidupan yang lebih baik bagi keluarga mereka.

Secara keseluruhan, sebagai salah satu badan besar di Indonesia yang memberikan proteksi terhadap semua tenaga kerja di Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan juga memberi perlindungan serta program kesejahteraan yang cukup baik bagi pegawainya. Fasilitas kesejahteraan yang diberikan BPJS Ketenagakerjaan dapat menjamin kesehatan dan kesejahteraan para pegawainya di sepanjang perjalanannya dalam memenuhi tugas dan tanggung jawabnya.

Segini aja gaji pegawai BPJS Ketenagakerjaan

Ya, itulah informasi tentang berapa gaji pegawai BPJS Ketenagakerjaan. Tentunya ini hanya sebagai gambaran ya guys karena gaji tersebut bisa saja berubah-ubah tergantung pada posisi dan pengalaman kerja. Jadi jangan lupa untuk selalu memperbarui informasi mengenai gaji pegawai BPJS Ketenagakerjaan jika kamu berniat melamar kerja di sana. Terima kasih sudah membaca artikel ini dan jangan lupa untuk mampir lagi, siapa tahu ada informasi menarik lainnya yang bisa kamu dapatkan. Sampai ketemu!

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari GajiPekerja.com di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *