Berapa Gaji Pegawai Pemerintah Non-PNS di Indonesia?

Diposting pada

Biasanya kalau kita dengar kata “pegawai pemerintah”, pasti pikiran kita langsung tertuju ke “pegawai negeri”. Tapi sebenernya, ada juga lho pegawai pemerintah yang bukan pegawai negeri. Nah, kita mau bahas nih berapa sih gaji mereka? Yuk, simak artikel berikut!

Perbedaan Jabatan Pegawai Pemerintah Non PNS


Gaji Pegawai Pemerintah Non PNS

Di Indonesia, gaji pegawai pemerintah yang non-PNS dapat berbeda tergantung pada jabatan yang mereka pegang. Berikut adalah beberapa perbedaan jabatan pegawai pemerintah non-PNS beserta rentang gaji yang diterima.

1. Tenaga Harian Lepas (THL)


Tenaga Harian Lepas (THL)

THL menjadi tenaga kerja sementara dengan kontrak yang ditetapkan oleh institusi pemerintah atau lembaga yang dibentuk oleh negara. Mereka biasanya digunakan dalam proyek-proyek pemerintah yang akan berlangsung selama beberapa waktu. Kontrak mereka bisa diperpanjang namun juga bisa berakhir sewaktu-waktu. THL mendapatkan gaji sesuai dengan jumlah hari kerja yang mereka lakukan serta jenis proyek yang mereka kerjakan.

Berdasarkan data dari situs Lowongan Kerja Terbaru, THL di Indonesia mendapat gaji berkisar antara Rp 30.000 – 50.000 per hari, dengan rata-rata Rp 1.500.000 – 2.000.000 per bulan. Gaji THL ini tentu saja sangat bergantung pada jenis proyek dan lembaga yang mereka kerjakan. THL biasanya tidak mendapatkan tunjangan kesehatan, tunjangan hari raya, dan tunjangan lainnya seperti pegawai tetap.

2. Honorer


Honorer

Honorer merupakan tenaga kerja non-PNS dengan kontrak kerja. Mereka ditemukan di berbagai institusi pemerintah seperti sekolah, kantor pemerintah, dan lain-lain. Honorer tidak memiliki banyak fasilitas yang disediakan oleh pemerintah seperti halnya yang diterima oleh para pegawai tetap atau bahkan PNS. Honorer biasanya diberi kontrak dengan durasi yang lebih panjang dibandingkan THL, namun tidak memiliki jaminan akan tetap dipekerjakan di sana ketika kontrak habis.

Gaji honorer di Indonesia sangat bergantung pada institusi atau tempat kerja mereka. Menurut data dari situs Karir.com, gaji honorer di Indonesia berkisar antara Rp 1.500.000 – 4.000.000 per bulan. Jumlah ini tergantung pada jabatan dan institusi yang dipegang oleh honorer tersebut.

3. Kontrak Kerja


Kontrak Kerja

Kontrak kerja sering digunakan oleh institusi pemerintah untuk mengisi kekosongan jabatan di sana. Pegawai yang dipekerjakan dengan kontrak kerja tak memiliki jaminan akan tetap dipekerjakan di sana ketika kontraknya habis.

Gaji kontrak kerja di Indonesia berkisar antara Rp 3.000.000 – 13.000.000 per bulan tergantung dari jabatan dan industri yang dipekerjakan. Jumlah ini juga dapat berbeda berdasarkan lamanya kontrak dan durasi kerja.

4. Pengganti Antara


Pengganti Antara

Sebagai pengganti PNS yang sedang cuti, kurang atau berhenti kerja, pengganti antara biasanya dipekerjakan untuk mengisi posisi kosong tersebut. Mereka memiliki masa kerja yang tidak lebih dari dua tahun dan tidak memiliki unsur kepastian dalam menjalankan tugas mereka. Pengganti antara biasanya mendapat tunjangan dan gaji yang setara dengan PNS namun durasi kontrak mereka lebih pendek.

Berdasarkan data dari situs Lowongan Kerja Terbaru, gaji pengganti antara mencapai setara dengan gaji PNS, mulai dari Rp 4.500.000 – 13.500.000 tergantung pada jabatan dan institusi yang menawarkan kesempatan kerja ini.

5. Penyuluh


Penyuluh

Penyuluh pertanian, perkebunan dan kesehatan merupakan jenis pegawai pemerintah non-PNS yang berada di lembaga-lembaga terkait pemerintah yang ditunjuk. Mereka bertanggung jawab untuk memberikan bimbingan dan penyuluhan pada masyarakat terkait berbagai jenis informasi penting terutama berkaitan dengan sektor pertanian dan kesehatan. Waktu kontrak pada jabatan ini biasanya 3-5 tahun dan dapat diperpanjang berdasarkan kebutuhan dan evaluasi lembaga pemerintah yang bersangkutan.

Gaji penyuluh menggunakan skala gaji yang diatur oleh Kementerian Keuangan dari pemerintah Indonesia. Pada November 2021, gaji penyuluh berkisar antara Rp 4.491.000 – 8.600.000 per bulan, tergantung dari jabatan dan penugasan mereka.

Itulah beberapa perbedaan jabatan pegawai pemerintah non-PNS beserta rentang gaji yang mereka dapatkan sesuai dengan jabatan yang mereka pegang. Bagi para calon pelamar yang ingin mencari informasi penghasilan dari pegawai pemerintah non-PNS, artikel ini dapat menjadi pembuka wawasan mereka dalam mencari tahu mengenai gaji yang mungkin bisa mereka terima.

Kisaran Gaji Pegawai Kontrak di Pemerintahan


Pegawai Kontrak di pemerintahan Indonesia

Berbeda dengan pegawai negeri sipil (PNS) yang statusnya sudah tetap, pegawai kontrak di pemerintahan memiliki status kerja yang hanya berlaku dalam periode tertentu. Terkadang, tahun kontrak bisa diperpanjang, namun pada akhirnya akan berakhir juga. Jadi, berapa sih kisaran gaji pegawai kontrak di pemerintahan?

Baca Juga :   Pada Bulan Januari, Seorang Pegawai Menerima Gaji Pertamanya Sebesar...

Gaji pegawai kontrak di pemerintahan ditentukan oleh beberapa faktor, seperti jabatan, lama pengalaman, penilaian kinerja, serta wilayah kerja. Biasanya, gaji pegawai kontrak akan disesuaikan dengan gaji PNS di tempatnya, namun tidak selalu sama. Jenis pekerjaan yang dilakukan oleh pegawai kontrak pun dapat berbeda-beda, tergantung dari kebutuhan instansi.

Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, kisaran gaji pegawai kontrak di pemerintahan mulai dari Rp 3-6 juta per bulan. Namun, tentu saja jumlah ini bisa berbeda-beda tergantung dari jenis pekerjaan dan wilayah tempat bekerja. Jika di kota-kota besar seperti Jakarta, gaji pegawai kontrak akan lebih tinggi dibandingkan dengan daerah-daerah lainnya. Meski begitu, gaji pegawai kontrak di pemerintahan memang tidak sebesar gaji PNS atau pegawai tetap.

Bagi pegawai kontrak yang baru masuk, biasanya akan mendapatkan gaji yang lebih kecil, namun bisa naik seiring dengan lama masa kerja. Ada juga beberapa instansi yang memberikan tunjangan lainnya, seperti tunjangan makan, transportasi, maupun kesehatan, yang membuat gaji pegawai kontrak menjadi lebih besar.

Menghasilkan gaji yang besar memang menjadi idaman banyak orang. Namun, sebagai pegawai kontrak di pemerintahan, gaji memang tidak begitu besar. Namun, kelebihannya adalah memiliki kesempatan yang sama untuk menjadi PNS jika memenuhi beberapa persyaratan dan melewati seleksi yang ketat.

Jadi, bagi Anda yang saat ini sedang bekerja sebagai pegawai kontrak di instansi pemerintahan, janganlah merasa minder dengan gaji yang diterima, karena dengan semangat kerja dan berprestasi, bukan tidak mungkin Anda bisa menjadi PNS dan memiliki gaji yang lebih besar.

Faktor yang memengaruhi besaran gaji pegawai non PNS


Faktor yang memengaruhi besaran gaji pegawai non PNS

Pegawai pemerintah non PNS adalah pegawai yang tidak memiliki status sebagai pegawai negeri sipil. Mereka bekerja di bawah pemerintah, namun tidak punya hak yang sama seperti PNS. Pegawai pemerintah non PNS beragam jenisnya, antara lain, guru honorer, tenaga kesehatan, tenaga administrasi, dan lainnya. Berapa gaji pegawai pemerintah non PNS bisa berbeda-beda tergantung beberapa faktor penting. Beberapa faktor yang memengaruhi besaran gaji pegawai non PNS di Indonesia akan dijelaskan sebagai berikut:

Pendidikan


Pendidikan pegawai non PNS

Salah satu faktor yang memengaruhi besaran gaji pegawai pemerintah non PNS di Indonesia adalah pendidikan. Bagi pegawai non PNS yang memiliki latar belakang pendidikan lebih tinggi, maka akan mendapatkan gaji yang lebih tinggi pula. Hal ini wajar mengingat pendidikan tinggi biasanya memerlukan biaya yang lebih tinggi pula. Tak jarang, posisi yang dipegang oleh pegawai pemerintah non PNS juga akan menentukan besaran gaji yang dihasilkan.

Misalnya saja, seorang guru honorer yang memiliki ijazah sarjana, dipastikan akan memiliki gaji lebih tinggi dibandingkan guru honorer dengan ijazah SMA sederajat. Begitupula dengan tenaga kesehatan. Seorang tenaga kesehatan dengan latar belakang pendidikan dokter akan memiliki gaji yang lebih tinggi dibandingkan dengan tenaga kesehatan lainnya seperti perawat atau bidan.

Lama Kerja


Lama kerja pegawai non PNS

Faktor lain yang memengaruhi besaran gaji pegawai pemerintah non PNS adalah lama kerja yang dimilikinya. Semakin lama pegawai non PNS bekerja, maka semakin tinggi juga besaran gajinya. Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 62/PMK.011/2016, dalam Penyesuaian Gaji dan Upah Pegawai Pemerintah Non-PNS, dijelaskan bahwa untuk kenaikan dalam kategori lama kerja, biasanya dalam hitungan tahun.

Misalnya saja, tenaga administrasi yang telah bekerja selama 5 tahun, akan mendapatkan gaji lebih tinggi dibandingkan dengan tenaga administrasi yang baru bekerja selama 1 tahun. Namun, tidak semua instansi pemerintah memberikan kenaikan gaji secara berkala.

Topik yang diampu


Topik yang diampu pegawai non PNS

Faktor lainnya yang memengaruhi besaran gaji pegawai pemerintah non PNS di Indonesia adalah topik yang diampunya. Setiap topik memiliki standar gaji yang berbeda-beda. Oleh karena itu, bergantung pada topik yang diampu, maka besaran gaji pegawai pemerintah non PNS pun berbeda-beda.

Baca Juga :   Perspektif Gaji Pegawai Travel di Indonesia

Sebagai contoh, seorang dosen pembantu atau pengajar honor di universitas akan mendapatkan gaji yang berbeda dengan seorang pengajar honor di sekolah atau lembaga pelatihan. Namun, sebagai catatan, sebagian besar pegawai pemerintah non PNS masih mendapatkan gaji di bawah standar upah minimum provinsi (UMP) setempat.

Dalam kesempatan yang sama, untuk melihat besaran gaji pegawai negeri sipil di Indonesia, sebagaimana telah diatur dalam Keputusan Presiden Nomor 36/2019 tentang Pokok-Pokok Penggajian PNS dan Remunerasi PNS di Luar PP Nomor 30/2015, untuk golongan I yang tertinggi dan dengan masa kerja paling lama adalah sekitar 20 tahun atau lebih, mereka mendapatkan gaji pokok dan tunjangan yang cukup besar, yaitu sekitar 5 – 12 juta rupiah per bulan.

Keuntungan dan tantangan bekerja sebagai pegawai pemerintah non PNS


Keuntungan dan tantangan berkerja sebagai pegawai pemerintah non PNS

Di Indonesia, menjadi pegawai pemerintah non PNS tidak selalu menjadi pilihan yang dipilih oleh orang untuk karir. Sebagian karena gaji pegawai pemerintah non PNS tidak mencapai gaji yang diterima oleh PNS. Namun, dengan menjadi pegawai pemerintah non PNS Anda tetap bisa memperoleh beberapa keuntungan, tetapi juga harus menghadapi tantangan. Berikut ini adalah beberapa aspek tentang keuntungan dan tantangan menjadi pegawai pemerintah non PNS di Indonesia.

Gaji


Gaji pegawai pemerintah non PNS

Salah satu keuntungan menjadi pegawai pemerintah non PNS adalah gaji yang tetap dan diatur oleh jadwal gaji yang telah ditetapkan oleh pihak instansi. Meskipun gaji ini berbeda dengan gaji PNS, namun pegawai pemerintah non PNS tetap bisa mendapatkan tunjangan seperti tunjangan keluarga, tunjangan kesehatan dan cela lainnya. Selain itu, gaji pegawai pemerintah non PNS lebih tinggi dari gaji pegawai swasta dengan tingkat jabatan yang sama.

Jenjang Karir dan Pengembangan


Jenjang karir dan pengembangan pegawai pemerintah non PNS

Sebagai pegawai pemerintah non PNS, Anda tetap mempunyai kesempatan untuk meraih jabatan yang lebih tinggi. Meskipun mungkin jenjang karir dan peluang promosi mungkin tidak setinggi PNS, tapi kesempatan tetap terbuka untuk Anda yang memiliki motivasi dan kinerja yang baik dalam pekerjaan. Selain itu, instansi pemerintah biasanya memberikan kesempatan untuk pengembangan kompetensi dan keterampilan dengan memberikan pelatihan dan kursus.

Tantangan Dalam Pekerjaan


Tantangan dalam pekerjaan pegawai pemerintah non PNS

Sebagai pegawai pemerintah non PNS, Anda mungkin mengalami beberapa tantangan dalam pekerjaan sehari-hari. Tantangan utama dalam pekerjaan adalah ketidakpastian waktu bekerja dan pemutusan kontrak kerja yang terjadi karena berbagai alasan, seperti perubahan kebijakan instansi atau penghematan biaya. Selain itu, Anda harus mampu menghadapi berbagai kebijakan instansi dan tuntutan atas kinerja Anda yang tinggi.

Beban Kerja


Beban kerja pegawai pemerintah non PNS

Sebagai pegawai pemerintah non PNS, terkadang Anda mungkin mengalami beban kerja yang tinggi dengan waktu yang terbatas untuk menyelesaikan tugas-tugas yang diberikan. Namun, Anda tetap harus mampu menghadapi tantangan ini dengan baik dan tetap menjaga motivasi kerja Anda agar tidak mudah menyerah.

Kesimpulan

Meskipun gaji pegawai pemerintah non PNS tidak seperti gaji PNS, namun terdapat beberapa keuntungan menjadi pegawai pemerintah non PNS seperti gaji yang tetap, tunjangan yang dapat diterima dan peluang jenjang karir yang tetap terbuka. Namun, menjadi pegawai pemerintah non PNS juga memiliki tantangan seperti ketidakpastian kontrak kerja dan beban kerja yang lebih tinggi. Oleh karena itu, jika Anda ingin menjadi pegawai pemerintah non PNS, Anda harus mampu menghadapi kesulitan dan menjaga motivasi Anda dalam bekerja.

Terima Kasih Sudah Membaca!

Itulah informasi tentang berapa gaji pegawai pemerintah non-PNS yang dapat kami sampaikan pada kesempatan ini. Semoga bermanfaat untuk kalian semua. Ingat, gaji yang diterima bukanlah segalanya dalam bekerja. Selalu jaga kinerja dan etika selama bekerja, sehingga nantinya bisa mendapatkan promosi atau kenaikan gaji yang layak. Jangan lupa untuk kunjungi kembali situs kami untuk mendapatkan informasi menarik lainnya. Terima kasih!

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari GajiPekerja.com di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *