Contoh Surat Lamaran Kerja di Kantor Notaris dengan Format yang Tepat

Diposting pada

Hallo teman-temanku yang sedang mencari pekerjaan di kantor notaris! Sudahkah kalian menyiapkan surat lamaran kerja yang baik dan benar? Karena, kalian tahu kan bahwa persaingan dalam mencari pekerjaan di kantor notaris tidaklah mudah. Nah, kali ini kita akan membahas tentang contoh surat lamaran kerja di kantor notaris yang bisa kalian jadikan referensi dalam menyusun surat lamaran kerja yang kalian buat nantinya. Yuk, simak artikel ini sampai selesai.

Perkenalan Diri dalam Surat Lamaran Kerja di Kantor Notaris


Kantor Notaris Indonesia

Jika Anda sedang mencari pekerjaan di sektor notaris, maka tentunya Anda perlu menyiapkan surat lamaran kerja yang baik dan benar. Salah satu hal yang perlu dijelaskan dalam surat lamaran kerja adalah perkenalan diri Anda. Perkenalan diri dalam surat lamaran kerja di kantor notaris haruslah diisi dengan detail. Berikut ini beberapa hal yang perlu dicantumkan dalam perkenalan diri dalam surat lamaran kerja di kantor notaris.

1. Nama dan Identitas Diri

Hal pertama yang perlu dicantumkan dalam perkenalan diri adalah nama dan identitas diri. Jangan lupa untuk mencantumkan alamat lengkap, nomor telepon, dan email yang dapat dihubungi. Pastikan juga bahwa informasi yang disajikan lengkap dan akurat.

Contoh :

Salam Sejahtera,

Perkenalkan saya Widya Novianti, lulusan dari Universitas Indonesia pada jurusan Hukum. Saat ini saya menetap di Jakarta Timur dan dapat dihubungi melalui nomor telepon 081234567890 atau email [email protected].

2. Latar Belakang Pendidikan dan Pengalaman Kerja

Setelah memperkenalkan diri, langkah selanjutnya adalah memaparkan latar belakang pendidikan dan pengalaman kerja. Jangan lupa untuk menulis jurusan yang diambil beserta universitas atau perguruan tinggi yang diakui. Selain itu, cantumkan juga pengalaman kerja yang relevan dengan posisi yang dilamar, serta prestasi yang pernah dicapai selama pendidikan maupun karir. Ini akan membuat surat lamaran kerja Anda terkesan lebih kompeten dan profesional.

Contoh :

Saat ini, saya memiliki pengalaman kerja selama dua tahun sebagai notaris junior di kantor Notaris Smart and Partners. Salah satu prestasi terbaik yang berhasil saya capai yaitu membuat akta notaris dengan nilai transaksi Rp500.000.000,00.

3. Alasan Melamar dan Kesesuaian Dengan Posisi yang Dilamar

Selanjutnya, berikan penjelasan tentang alasan mengapa Anda melamar posisi tersebut. Sampaikan juga mengapa Anda merasa sesuai dengan posisi tersebut dan apa yang membuat Anda tertarik dengan kantor notaris tersebut. Hal ini penting untuk meyakinkan pihak perusahaan bahwa Anda memang memahami tugas dan tanggung jawab yang harus diemban serta memang mempunyai motivasi yang tinggi untuk memajukan kantor notaris dimana Anda melamar pekerjaan.

Contoh :

Saya tertarik dengan posisi sebagai notaris junior di kantor notaris Anda karena saya merasa cocok dengan kemampuan dan pengalaman yang saya miliki serta dengan apa yang Anda cari sebagai perusahaan. Saya sangat yakin bahwa saya dapat membantu kantor notaris Anda untuk melaksanakan tugas-tugas sehari-harinya. Selain itu, saya juga tertarik untuk terus belajar dan berkembang di bawah bimbingan notaris senior yang sudah eksis di kantor notaris ini.

Jadi, itulah beberapa hal yang perlu dicantumkan dalam perkenalan diri dalam surat lamaran kerja di kantor notaris. Selalu pastikan untuk mencantumkan informasi yang benar dan jujur agar perusahaan bisa melihat kualitas dan integritas Anda. Semoga informasi ini bermanfaat dan sukses untuk Anda dalam mencari pekerjaan di kantor notaris.

Contoh Surat Lamaran Kerja di Kantor Notaris di Indonesia

Bagi sebagian besar orang Indonesia, menjadi seorang notaris adalah sebuah profesi yang sangat dihormati dan diidamkan. Hal ini bukan hanya karena posisinya sebagai pejabat yang berwenang dalam mengesahkan dokumen-dokumen hukum, tetapi juga karena gaji yang sangat menggiurkan. Oleh karena itu, tak heran apabila banyak orang yang ingin bekerja di kantor notaris. Namun, sebelum itu kamu harus menuliskan sebuah surat lamaran kerja yang baik dan benar.

Mengapa Kantor Notaris Menyediakan Format Surat Lamaran Kerja?


notaris kantor kerja

Sebagian besar kantor notaris menyediakan format surat lamaran kerja yang harus diikuti oleh para pelamar. Hal ini dikarenakan kantor notaris memiliki standar yang tinggi dalam menerima karyawan baru. Dalam format surat lamaran kerja tersebut, ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan oleh pelamar:

  • Identitas diri. Pada awal surat, pelamar harus mencantumkan identitas diri yang jelas seperti nama lengkap, tempat dan tanggal lahir, alamat lengkap, nomor telepon, dan juga alamat email.
  • Pengalaman kerja. Hal ini sangat penting dalam semua surat lamaran kerja, terlebih lagi pada surat lamaran kerja di kantor notaris. Pelamar harus mencantumkan pengalaman kerja sebelumnya yang relevan dengan bidang notaris, seperti pengalaman bekerja di kantor hukum, pengalaman menjadi staf di kantor notaris, dan sejenisnya.
  • Pendidikan. Pendidikan menjadi salah satu hal penting dalam surat lamaran kerja. Pelamar harus mencantumkan jenjang pendidikan terakhir, dan juga gelar yang dimiliki. Bagi pelamar yang mengambil jurusan hukum, akan lebih baik jika mencantumkan mata kuliah yang diambil selama kuliah.
Baca Juga :   Contoh Surat Lamaran Kerja Pertamina Via Email yang Baik dan Benar

Format surat lamaran kerja di kantor notaris biasanya berbeda-beda, tergantung dari kebijakan masing-masing kantor. Namun, yang perlu diingat adalah semua format tersebut akan mengandung poin-poin yang telah disebutkan di atas.

Tak hanya format surat yang dibutuhkan, ada juga beberapa hal penting lainnya yang harus diperhatikan oleh pelamar ketika menulis surat lamaran kerja di kantor notaris:

  1. Baca baik-baik informasi lowongan yang tersedia. Hal ini bertujuan agar kamu tidak salah dalam memberikan informasi mengenai posisi yang kamu inginkan dan kualifikasi yang dibutuhkan.
  2. Cantumkan nomor telepon yang bisa dihubungi. Nomor telepon yang masih aktif sangat penting untuk memudahkan pihak kantor notaris melakukan kontak denganmu.
  3. Sertakan CV Lengkap. Seperti yang telah dikatakan sebelumnya, profesi notaris membutuhkan standardisasi yang sangat ketat. Oleh karena itu, kamu harus menyertakan CV lengkap yang mencantumkan semua pengalaman dan kualifikasi yang kamu miliki secara rinci.

Menulis surat lamaran kerja di kantor notaris memang tidak mudah, tetapi bisa dicoba dengan melihat beberapa contoh surat lamaran kerja di kantor notaris. Jika kamu mengikuti format yang telah disediakan oleh kantor notaris dan memastikan semua informasi yang diberikan terperinci dan jelas, maka peluangmu untuk diterima di kantor notaris pun akan semakin besar.

Tips Menulis Surat Lamaran Kerja yang Baik dan Benar di Kantor Notaris


contoh surat lamaran kerja di kantor notaris

Mencari pekerjaan di Kantor Notaris tentu bukanlah hal yang mudah. Sebuah Surat Lamaran Kerja atau Surat Permohonan Kerja harus disusun dengan baik dan benar agar dapat menarik perhatian pihak HRD dan memperoleh kesempatan untuk mendapatkan pekerjaan di Kantor Notaris yang diinginkan. Berikut ini adalah beberapa tips yang dapat digunakan untuk menulis Surat Lamaran Kerja yang baik dan benar di Kantor Notaris.

1. Memperhatikan Format dan Susunan Surat Lamaran Kerja


Format dan Susunan Surat Lamaran Kerja

Pada dasarnya, sebuah Surat Lamaran Kerja di Kantor Notaris memiliki format dasar yang sama dengan Surat Lamaran Kerja pada umumnya. Surat Lamaran Kerja di Kantor Notaris biasanya dikirimkan melalui email atau pos dan terdiri dari; bagian pembuka, pengenalan diri, pengalaman kerja, pendidikan, dan penutup.

Bagian pembuka berisi tentang pengenalan diri seorang pelamar, menyatakan keinginan untuk bekerja di Kantor Notaris dan alasan mengapa pelamar mengirimkan lamaran. Pada bagian pengenalan diri, jelaskan tentang nama, alamat lengkap, dan nomor telepon yang dapat dihubungi jika ada yang ingin ditanyakan oleh pihak HRD. Selanjutnya pada bagian pengalaman kerja, jelaskan semua pengalaman kerja yang pernah dialami. Bagi pelamar yang belum memiliki pengalaman kerja, dapat mengisi dengan pengalaman magang atau kegiatan organisasi. Pada bagian pendidikan, jelaskan riwayat pendidikan yang telah ditempuh dan prestasi yang pernah diraih. Terakhir, pada bagian penutup, sampaikan terima kasih kepada pihak HRD karena sudah berkenan menerima lamaran dan sertakan kalimat penutup yang sopan.

2. Gunakan Bahasa yang Baku dan Sopan


Bahasa yang Baku dan Sopan

Surat Lamaran Kerja harus menggunakan Bahasa Indonesia yang baku dan sopan. Hindari penggunaan bahasa yang terlalu informal seperti kata-kata tidak layak, kata-kata gaul, atau bahasa daerah yang hanya dimengerti oleh orang-orang tertentu. Penggunaan bahasa yang baku dan sopan akan menunjukkan keseriusan dan profesionalitas pelamar dalam mengajukan lamaran kerja di Kantor Notaris.

3. Tampilkan Kemampuan yang Dimiliki


Kemampuan yang Dimiliki

Di Kantor Notaris, kemampuan seseorang sangat penting terutama kemampuan administrasi, pengarsipan, dan pengoperasian komputer dan mesin kantor. Oleh karena itu, di dalam Surat Lamaran Kerja harus dijelaskan dengan singkat dan jelas kemampuan yang dimiliki oleh pelamar. Hal ini akan membuat HRD semakin tertarik pada lamaran kerja yang diajukan. Sebelum mengajukan lamaran, pastikan bahwa kompetensi dan kemampuan yang dimiliki sesuai dengan pekerjaan yang diinginkan.

4. Sertakan CV dan Dokumen Pendukung Lainnya


CV dan Dokumen Pendukung

Bersamaan dengan Surat Lamaran Kerja, sertakan juga CV dan dokumen pendukung lainnya seperti ijazah, sertifikat, dan referensi kerja yang dapat membuktikan kemampuan dan kualitas yang dimiliki. CV yang disertakan sebaiknya berisi informasi yang lengkap dan terbaru mengenai diri pelamar serta pengalaman dan keahlian yang dimilikinya.

5. Perhatikan Waktu Penyampaian Lamaran

Waktu Penyampaian Lamaran

Setelah seluruh persyaratan sudah terpenuhi, pastikan untuk mengirimkan lamaran kerja pada saat yang tepat. Biasanya, Kantor Notaris akan membuka lowongan pada waktu tertentu, maka pantau kesempatan tersebut dan pastikan untuk mengirimkan lamaran secepat mungkin. Sebaiknya lamaran kerja dikirimkan beberapa minggu sebelum deadline, agar pihak HRD memiliki waktu yang cukup untuk mempertimbangkan lamaran yang masuk.

Baca Juga :   Contoh Surat Lamaran Kerja Arsitek dalam Bahasa Inggris dan Artinya di Indonesia

Dalam menulis surat lamaran untuk Kantor Notaris, pastikan untuk membaca dan memahami persyaratan yang ditentukan oleh pihak HRD. Kemudian, aplikasikan tips di atas agar Surat Lamaran Kerja yang disampaikan terlihat baik, profesional, dan menarik perhatian pihak HRD. Selain itu, jangan lupa untuk mempersiapkan diri dengan baik untuk menghadapi tahapan proses seleksi selanjutnya.

Kesalahan Yang Harus di Hindari dalam Menulis Surat Lamaran Kerja di Kantor Notaris


Surat Lamaran Kerja di Kantor Notaris Indonesia

Menulis surat lamaran kerja adalah salah satu tahap dalam mencari pekerjaan, termasuk di kantor notaris. Anggap saja surat lamaran kerja sebagai “kartu nama” Anda dalam hal ini. Oleh karena itu, penting untuk menuliskan surat lamaran kerja yang baik dan benar, karena hal itu dapat mempengaruhi hasil seleksi dan wawancara kerja. Namun, karena kegugupan atau rasa tidak percaya diri, banyak pelamar membuat kesalahan dalam menulis surat lamaran kerja. Inilah beberapa kesalahan yang harus dihindari saat menulis surat lamaran kerja di kantor notaris.

Tidak Menjabarkan Riwayat Pendidikan dengan Jelas


Riwayat Pendidikan Indonesia

Banyak pelamar hanya menuliskan riwayat pendidikan mereka dengan singkat dalam surat lamaran kerja. Namun, ini dapat berisiko karena pihak kantor notaris mungkin tidak mengerti apa yang dimaksud dengan gelar atau program yang diikuti. Oleh karena itu, pastikan untuk menjelaskan dengan jelas riwayat pendidikan yang telah Anda ikuti, mulai dari jenjang pendidikan, nama institusi, jurusan atau program studi, sampai tahun kelulusan. Dengan menjelaskan riwayat pendidikan dengan jelas, kantor notaris dapat menilai kemampuan dan keahlian yang dimiliki oleh calon pelamar.

Tidak Membuat Perincian Pengalaman Kerja


Perincian Pengalaman Kerja Indonesia

Selain riwayat pendidikan, perincian pengalaman kerja juga harus dibuat dengan jelas dan rinci dalam surat lamaran kerja. Cantumkan nama perusahaan, jabatan yang dipegang, tugas dan tanggung jawab yang dilakukan, serta proyek atau hasil kerja yang telah dicapai selama bekerja di perusahaan tersebut. Dengan memberikan perincian yang jelas dan rinci tentang pengalaman kerja, kantor notaris dapat menilai kemampuan dan pengalaman kerja yang dimiliki oleh calon pelamar. Jangan sampai pelamar hanya menuliskan pengalaman kerja tanpa memberi perincian yang jelas dan rinci, karena hal ini dapat menimbulkan pertanyaan yang meragukan.

Menyalin Surat Lamaran Kerja Lain


Menyalin Surat Lamaran Kerja Indonesia

Banyak pelamar hanya menyalin surat lamaran kerja yang telah dibuat sebelumnya atau mencari contoh dari internet. Namun, menyalin surat lamaran kerja lain dapat berisiko karena hal itu dapat mempengaruhi hasil seleksi dan wawancara kerja. Selain itu, menyalin surat lamaran kerja juga dapat menunjukkan ketidakprofesionalan dan kurangnya kemauan untuk berusaha dalam menulis surat lamaran kerja yang original dan sesuai dengan kebutuhan kantor notaris. Oleh karena itu, menulis surat lamaran kerja yang orisinil dan unik dapat membuat calon pelamar untuk membedakan diri dari pesaing dan meningkatkan kemungkinan untuk dipilih oleh kantor notaris.

Tidak Menyesuaikan Surat Lamaran Kerja dengan Kebutuhan Kantor Notaris


Menyesuaikan Surat Lamaran Kerja Indonesia

Sesuaikan surat lamaran kerja dengan posisi atau jabatan yang ingin dilamar dan kebutuhan kantor notaris itu sendiri. Misalnya, jika kantor notaris membutuhkan seseorang yang menguasai bahasa Inggris, pastikan untuk menuliskan kemampuan bahasa Inggris yang dimiliki. Jangan sampai pelamar tidak menyesuaikan surat lamaran kerjanya dengan kebutuhan kantor notaris, karena hal ini dapat menunjukkan ketidaksiapan dan kurangnya kemauan untuk berusaha dan menyesuaikan diri. Dengan menyesuaikan surat lamaran kerja dengan kebutuhan kantor notaris, calon pelamar dapat menunjukkan bahwa dirinya benar-benar tertarik untuk bekerja di kantor notaris tersebut dan dapat memperoleh nilai tambah bagi perusahaan.

Itulah beberapa kesalahan yang harus dihindari saat menulis surat lamaran kerja di kantor notaris. Ingatlah bahwa surat lamaran kerja merupakan kartu nama Anda untuk memperoleh pekerjaan yang diinginkan. Oleh karena itu, pastikan untuk menuliskan surat lamaran kerja yang baik dan benar, dan sesuai dengan kebutuhan kantor notaris. Selamat mencoba!

Terima Kasih Sudah Membaca

Semoga artikel ini memberikan manfaat dan menjawab segala pertanyaan tentang contoh surat lamaran kerja di kantor notaris. Peminat pekerjaan di kantor notaris memang banyak, tapi jangan takut untuk mencoba dan mengirimkan surat lamaran yang baik dan menarik. Semoga sukses dalam mencari pekerjaan yang diinginkan. Jangan lupa untuk berkunjung kembali ke situs ini untuk membaca artikel menarik lainnya. Sampai jumpa lagi!

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari GajiPekerja.com di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *