Daftar Perusahaan Penipuan Berkedok Lowongan Kerja yang Harus Dihindari

Diposting pada

Saat mencari pekerjaan, pasti kita ingin mendapatkan yang terbaik. Namun, di era teknologi seperti sekarang ini, muncul banyak daftar perusahaan penipuan berkedok lowongan kerja yang membuat masyarakat menjadi was-was. Kita harus waspada terhadap modus-modus penipuan seperti ini, agar tidak menjadi korban dan merugikan diri sendiri. Oleh karena itu, di artikel ini akan dibahas beberapa contoh daftar perusahaan penipuan berkedok lowongan kerja yang harus dihindari.

Pengertian dan Cara Menghindari Penipuan Berkedok Lowongan Kerja


Penipuan Berkedok Lowongan Kerja

Perkembangan teknologi yang semakin pesat membuat informasi tentang lowongan kerja semakin mudah diakses oleh masyarakat, baik melalui website resmi perusahaan, media sosial, hingga surat kabar. Namun, di balik kemudahan tersebut, terdapat risiko penipuan berkedok lowongan kerja yang mengancam. Oleh karena itu, penting bagi calon pencari kerja untuk memahami pengertian dan cara menghindari penipuan tersebut.

Penipuan berkedok lowongan kerja adalah modus penipuan yang mengelabui calon pencari kerja dengan menawarkan pekerjaan palsu atau membujuk mereka untuk membayar sejumlah uang dengan janji akan mendapat pekerjaan. Pelaku penipuan biasanya memanfaatkan media sosial, situs pencarian kerja, atau memberikan informasi palsu dengan iming-iming gaji tinggi dan fasilitas kerja yang menjanjikan.

Untuk menghindari penipuan berkedok lowongan kerja, ada beberapa tips yang penting untuk diperhatikan, antara lain:

1. Periksa Legalitas Perusahaan
Sebelum mengirimkan lamaran kerja, pastikan perusahaan yang dituju memiliki legalitas yang sah. Ada banyak kasus penipuan yang menggunakan nama perusahaan yang terkenal untuk memancing calon korbannya. Melalui website resmi atau melalui dinas ketenagakerjaan, Anda bisa memastikan apakah perusahaan tersebut memang benar-benar ada dan memiliki ijin usaha yang sah. Selain itu, hindari perusahaan yang menawarkan pekerjaan tanpa harus melalui tahapan tes atau seleksi yang jelas.

2. Perhatikan Tanda-tanda Penipuan
Calon pencari kerja juga perlu waspada terhadap tanda-tanda penipuan. Misalnya, adanya permintaan uang untuk pengurusan administrasi, biaya pelatihan atau pendaftaran, ataupun tawaran kerja yang terlalu bagus untuk menjadi kenyataan. Pastikan informasi yang didapat telah diverifikasi dan diperoleh dari sumber yang sah.

3. Jangan Terlalu Percaya dengan Media Sosial
Media sosial menjadi salah satu platform yang paling sering dimanfaatkan pelaku penipuan untuk menipu calon korban. Oleh karena itu, sebaiknya hindari mencari informasi lowongan kerja melalui media sosial, terutama yang berasal dari pengguna yang tidak dikenal atau belum diverifikasi keasliannya. Selalu berhati-hati dan waspada saat menggunakan media sosial.

4. Waspadai Info “Sekilas”
Hindari tergoda dengan info lowongan kerja yang hanya memberikan slogan atau visi misi yang terkesan menggoda, tapi tidak memberikan informasi detail tentang perusahaan dan lowongan kerja yang ditawarkan. Pastikan informasi yang disediakan lengkap, jelas dan memiliki alamat yang jelas. Apalagi jika informasi tersebut berasal dari situs lowongan kerja yang tidak terkenal atau tidak populer.

5. Periksa Sendiri Gost Recruitment
Gost Recruitment adalah recruitment yang mengacu pada pola rekrutmen yang dilakukan secara asal-asalan dan enggan memberikan informasi terkait posisi, alamat kantor serta kriteria yang diperlukan oleh perusahaan. Hal ini memberikan tanda merah saat berurusan dengan perusahaan. Pastikan Anda mengecek sendiri informasi dari perusahaan bersangkutan agar lebih meyakinkan.

Memahami pengertian dan cara menghindari penipuan berkedok lowongan kerja sangatlah penting. Selalu jeli dan waspada dalam hal mencari informasi lowongan kerja. Tidak semua tawaran lowongan kerja yang terlihat menggiurkan adalah jujur. Pastikan untuk melakukan verifikasi kebenaran informasi lowongan kerja untuk menghindari penipuan yang merugikan.

Jenis Modus Penipuan Berkedok Lowongan Kerja yang Sering Dilakukan


penipuan lowongan kerja indonesia

Siapa yang tidak tergiur dengan penghasilan dari pekerjaan? Gaji bulanan dan tunjangan yang menarik tentu akan menjadi daya tarik tersendiri bagi para pencari kerja. Sayangnya, tidak semua lowongan kerja yang beredar di pasaran adalah asli. Seiring dengan maraknya permintaan kerja, banyak oknum yang memanfaatkannya untuk menipu para calon pencari kerja. Berikut adalah jenis modus penipuan yang sering dilakukan oleh perusahaan bohong pada saat mencari kandidat pegawai baru.

1. Menawarkan Gaji Fantastis


Lowongan Kerja Indonesia

Penipu mengumbar janji-janji palsu dengan mengumumkan gaji fantastis dan menggiurkan. mereka juga umumnya lebih memperhatikan bentuk gaji yang ditawarkan dan tidak terlalu memerhatikan kualitas perusahaan. Hendaknya selalu Anda hati-hati dan selektif dalam memilih lowongan kerja yang tepat.

Baca Juga :   Lowongan Kerja Terbaru di Bogor Tahun 2018

2. Melakukan Penipuan melalui Iklan Online


Penipuan Lowongan Kerja Online

Iklan lowongan kerja online sering kali menjadi sasaran empuk bagi para penipu. Mereka menawarkan lowongan kerja yang tidak pernah ada, dan ketika berbicara melalui telepon atau email, banyak penipu yang meminta pendaftar untuk mentransfer sejumlah uang sebagai biaya administrasi atau sejenisnya. Hal ini merupakan tindakan penipuan yang sebaiknya Anda hindari.

Uang administrasi yang diminta biasa disebut pre-payment, biasanya dilakukan dengan alasan untuk menyelesaikan administrasi. Padahal, hal tersebut berbeda dengan prosedur perekrutan yang seharusnya tidak meminta biaya.

Bila kita transfer, maka setelah itu, penipu akan menghilang dan berpindah ke lowongan kerja lain untuk memperdaya calon korbannya kembali.

3. Penyebaran Informasi Melalui SMS


Penyebab Penipuan Berkedok Lowongan Kerja SMS

Terkadang kita menerima SMS yang berisi informasi lowongan kerja, tapi tetap hati-hati jumlah dan pengirim yang tidak jelas. Jangan mudah percaya dengan sms dan telepon dari pihak yang tidak jelas.

Bukan hanya itu saja, seringkali penipu menggunakan SMS untuk mengelabui korban, mereka mempromosikan lowongan kerja menarik, namun sebenarnya tidak ada atau menjebak korban untuk melamar di perusahaan fiktif yang tak jelas keberadaannya.

Ingat! sebelum mengirimkan informasi, baiknya selalu melakukan pengecekan ulang atau memanggil ke pihak perusahaan yang jelas untuk meneliti mengenai kebenaran alamat perusahaan.

4. Menyuruh untuk Datang ke Lokasi dan Meminta Foto Copy Identitas


Penipuan Lowongan Kerja

Taktik penipuan lain yang sering dipakai adalah cara mengajak calon korban untuk datang ke sebuah lokasi. Di situ calon korban akan menjalani rangkaian tes tertentu. Namun, tindakan ini sekadar pengalihan karena di akhir tes kandidat akan diminta untuk menyerahkan fotokopi identitas dan melunasi sejumlah biaya administrasi. Setelah itu calon karyawan akan diberikan janji bahwa dalam waktu dekat mereka akan dipanggil untuk memulai pekerjaan. Namun setelah diberikan uang, penipu akan menghilang.

Penipuan berkedok lowongan kerja merupakan salah satu jenis penipuan yang sangat marak terjadi di Indonesia. Untuk menghindari hal itu, sebaiknya pastikan rekam jejaring jaringan kerja perusahaan yang akan dituju. Selalu waspada terhadap lowongan pekerjaan yang terkesan aneh dan informasi tidak jelas atau mengandalkan penghasilan besar.

Daftar Perusahaan Penipuan Berkedok Lowongan Kerja yang Terkenal


Daftar Perusahaan Penipuan Berkedok Lowongan Kerja yang Terkenal

Indonesia is no stranger to job scams. These fraudulent schemes are not a new phenomenon, but with the increasing number of job seekers and the limited job opportunities, the number of scams seems to be on the rise. While the internet has made it easier for people to search for job vacancies, it has also made it easier for scammers to prey on unsuspecting job seekers.

These scams can take different forms, from companies claiming to offer employment opportunities to those who pay a fee, to job advertisements that require potential employees to purchase products or services. The following are some of the most well-known companies in Indonesia that are notorious for their job scams:

1. PT Bank Central Asia (BCA)

PT Bank Central Asia

PT Bank Central Asia (BCA) is one of the most renowned banks in Indonesia, but it is also well-known for being involved in a job scam. The Bank has faced criticism for reportedly offering job vacancies in exchange for large sums of money. The scam is said to have targeted fresh graduates and those seeking mid-level positions.

2. PT Bank Mandiri

PT Bank Mandiri

PT Bank Mandiri is another prominent bank in Indonesia that has been linked to a job scam. The company has been accused of offering job vacancies that require candidates to pay a fee. The scam has targeted both experienced professionals and young job seekers.

3. PT Aplikanusa Lintasarta

PT Aplikanusa Lintasarta

PT Aplikanusa Lintasarta is one of the leading providers of telecommunication and information technology services in Indonesia. However, the company has also been associated with a job scam. The scam reportedly involved job advertisements that offer high-paying positions in exchange for a deposit. The deposit is supposed to cover the costs of training and other expenses related to the job. However, once the deposit is paid, the job and the money disappear.

Baca Juga :   Info Lowongan Kerja Cuci Gosok di Apartemen

Job scams can be difficult to identify, but there are a few warning signs to look out for. If a company asks you to pay any kind of fee before or during the recruitment process, it is most likely a scam. Additionally, if a job advertisement promises high salaries and attractive benefits without any relevant qualifications or experience, it may be too good to be true.

It is important for job seekers to be vigilant and to research companies before applying for any vacancies. Scammers often use the names of reputable companies to lure unsuspecting job seekers. By taking the time to research a company, job seekers can protect themselves from falling victim to these scams.

Tindakan Hukum yang Dapat Dilakukan jika Terkena Penipuan Berkedok Lowongan Kerja


Tindakan Hukum yang Dapat Dilakukan jika Terkena Penipuan Berkedok Lowongan Kerja

Jika anda terkena penipuan berkedok lowongan kerja, ada beberapa tindakan hukum yang dapat dilakukan untuk melindungi diri anda dan juga memberikan efek jera kepada pelaku penipuan tersebut. Berikut adalah beberapa tindakan hukum yang dapat dilakukan:

1. Melaporkan ke Pihak Kepolisian


Melaporkan ke Pihak Kepolisian

Jika anda terkena penipuan berkedok lowongan kerja, langkah pertama yang harus anda lakukan adalah melaporkannya ke pihak kepolisian. Serahkan bukti-bukti yang ada, seperti surat lamaran kerja, bukti transfer, surat kontrak palsu dan semua bukti yang membuat anda terjebak dalam penipuan ini. Lakukan hal ini agar pihak kepolisian dapat menangkap pelaku dan mempercepat proses penyidikan. Selain itu, dengan melaporkan ke polisi, anda juga dapat membantu mencegah tindak kejahatan serupa terjadi pada orang lain.

2. Membuat Laporan ke Kominfo


Membuat Laporan ke Kominfo

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memiliki program yang bertugas untuk menerima laporan masyarakat terkait penipuan yang terjadi di dunia maya. Jika anda mengalami penipuan berkedok lowongan kerja melalui internet, anda juga dapat membuat laporan ke Kominfo. Kominfo akan menindaklanjuti laporan anda dan akan memberikan sanksi yang tegas kepada pelaku penipuan tersebut.

3. Membuat Laporan ke Otoritas Terkait


Membuat Laporan ke Otoritas Terkait

Selain melaporkan ke pihak kepolisian, anda juga dapat membuat laporan ke beberapa otoritas terkait lainnya. Seperti Asosiasi Perusahaan Jasa Penyalur Tenaga Kerja Indonesia (Apjati), Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi atau Dewan Pengawas Standar Akuntansi Keuangan (DPSAK). Dengan melaporkan ke otoritas terkait, akan membantu mengaktifkan perlindungan bagi para pencari kerja. Dalam hal ini, otoritas terkait akan mengambil tindakan preventif untuk mencegah terjadinya kasus serupa.

4. Mengajukan Gugatan Perdata


Mengajukan Gugatan Perdata

Jika anda terkena penipuan berkedok lowongan kerja hingga menyebabkan kerugian materil, anda dapat menggugat pelaku penipuan secara perdata. Melalui gugatan perdata, anda dapat menuntut ganti rugi atas kerugian yang sudah anda alami. Pelaku penipuan juga akan menerima sanksi pidana sesuai dengan hukum yang berlaku. Sanksi pidana tersebut meliputi kurungan dan juga denda yang cukup besar. Selain itu, dengan mengajukan gugatan perdata, maka akan ada efek jera bagi pelaku penipuan dan tindak pidana serupa diharapkan tidak terjadi lagi di masa depan.

Demikianlah beberapa tindakan hukum yang dapat dilakukan jika anda terkena penipuan yang berkedok lowongan kerja. Ingat, ketika anda menemukan lowongan kerja yang terdengar mencurigakan atau terlalu menggiurkan, segera lakukan pengecekan dan jangan cepat tergiur. Lebih baik mengecek dan memeriksa kebenaran lowongan tersebut daripada menjadi korban penipuan.

Terima Kasih Telah Membaca

Itu tadi daftar perusahaan penipuan berkedok lowongan kerja yang harus diwaspadai. Jangan sampai terjebak dengan memberikan uang atau data pribadi tanpa melakukan verifikasi yang benar. Tetaplah waspada dan selalu periksa informasi sebelum mengambil tindakan. Terima kasih sudah membaca dan jangan lupa kunjungi kami lagi untuk informasi terbaru dan tips bermanfaat lainnya. Selamat berkarir!

  • Baca Artikel Menarik Lainnya dari GajiPekerja.com di Google News

  • Tinggalkan Balasan

    Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *